Rabu, 29 November 2017

AS Ancam Hancurkan Total Rezim Korut

AS Ancam Hancurkan Total Rezim Korut


Politik77 - Amerika Serikat (AS) memperingatkan kalau kepemimpinan Korea Utara (Korut) juga akan hancur keseluruhan bila perang pecah di Semenanjung Korea. AS juga menyerukan pada negara-negara didunia untuk memutus hubungan diplomatik serta perdagangan dengan Korut. 

Peringatan keras dari AS ini dilontarkan selesai Korut meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) type baru, Hwasong-15, pada Rabu (29/11) awal hari. Dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB paling baru, seperti ditulis PL77, Kamis (30/11/2017), AS menyerukan langkah lebih tegas untuk Korut. 

                         
                          Korut Luncurkan Rudal Antarbenua, DK PBB Gelar Sidang Darurat

" Diktator Korea Utara ambil pilihan tempo hari (29/11), dengan membawa dunia makin dekat ke perang, bukannya menjauh, " sebut Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, dihadapan sidang darurat Dewan Keamanan PBB. 

" Bila perang berlangsung, janganlah salah : rezim Korea Utara juga akan dihancurkan keseluruhan, " paparnya. 

Pemimpin Korut, Kim Jong-Un, dalam pernyataannya mengatakan eksperimen Hwasong-15 menolong negaranya dalam menjangkau maksud wujudkan kemampuan nuklir dengan penuh. Eksperimen rudal Hwasong-15 yang diklaim jadi rudal terhebat itu, menyebabkan kritikan internasional. 

" Kami memohon pada semua negara untuk mengambil keputusan semuanya hubungan dengan Korea Utara, " tegas Dubes Haley dalam sidang darurat itu. 

Haley memberikan, Presiden AS Donald Trump sudah menghubungi Presiden China Xi Jinping serta memohonnya selekasnya memutus perdagangan minyak dari Korut, langkah yang diprediksikan juga akan menghancurkan perekonomian Korut. 

" Itu juga akan jadi langkah begitu perlu dalam usaha dunia untuk hentikan paria internasional ini, " ucapnya. 

Sidang darurat Dewan Keamanan PBB ini di gelar atas keinginan AS, Jepang serta Korea Selatan (Korsel). Ke-3 negara yang sama-sama bersekutu itu memohon PBB memperhitungkan langkah setelah itu sesudah tiga rentetan sangsi tidak berhasil hentikan ambisi nuklir Korut 

0 komentar:

Posting Komentar