Rabu, 11 Oktober 2017

Spanyol Jatuhkan Ultimatum kepada Catalunya

Spanyol Jatuhkan Ultimatum kepada Catalunya


AFBCASH INDONESIA - Mariano Rajoy bicara di parlemen di Madrid, Rabu (11/10) serta memohon klarifikasi dari pemimpin Catalunya.
Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memberi tenggat saat pada pemimpin lokasi Catalunya, Carles Puigdemont, untuk memberi keterangan resmi apakah lokasi itu sudah menyebutkan kemerdekaan.

Bila Carles Puigdemont memanglah mengukuhkan kalau Catalunya sudah menyebutkan memisahkan diri dari Spanyol, atau bila ia tidak memberi jawaban, jadi ia juga akan di beri ultimatum untuk menarik deklarasi kemerdekaan sebelumnya Kamis minggu depan (19/10) .bandar casino

Deklarasi diteken, pembelahan diri Catalunya dari Spanyol 'ditunda'
Pemerintah Spanyol 'mencemooh' deklarasi kemerdekaan Catalunya
Beberapa ratus ribu warga memprotes gagasan pembelahan diri Catalunya dari Spanyol
Bila pemimpin Catalunya tidak berhasil penuhi tuntutan itu jadi pemerintah pusat bisa memohon pemakaian Pasal 155 Undang-Undang Basic untuk menegaskan kembali pemerintahan segera di Catalunya.

" Seruan ini -sebelum beberapa langkah beda yang mungkin saja juga akan di ambil pemerintah berdasar pada Pasal 155 Konstitusi - berupaya tawarkan kejelasan serta keamanan dari masalah yang demikian perlu, " kata PM Rajoy sesudah menghadiri sidang darurat kabinet, Rabu (11/10) .

" Aksi ini menekan di ambil manfaat akhiri kondisi yang berlangsung di Catalunya - untuk mengembalikannya kedalam kondisi yang aman serta tenang secepat mungkin saja. "

'Siap membela'
Ketua parlemen Catalunya - yang mensupport pembelahan diri - Carme Forcadell sudah memperingatkan supaya pemerintah tidak mengaplikasikan pemerintahan segera dari pusat atas lokasi itu.

Dikatakannya ia percaya beberapa orang juga akan siap menjaga otonomi di Catalunya.

Warga Catalunya
Reuters Warga Catalunya terpecah-belah berkaitan dengan referendum kemerdekaan dari Spanyol.
Menyusul hasil referendum yang dimenangkan oleh kubu yang inginkan Katalunya memisahkan diri dari Spanyol, Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, sudah meneken deklarasi kemerdekaan, tetapi menyebutkan pembelahan diri dipending untuk sangat mungkin dialog dengan pemerintah pusat.

Mulai sejak awal pemerintah Spanyol pimpinan Perdana Menteri Mariano Rajoy berasumsi referendum tidak sah serta juga akan ambil langkah apa sajakah untuk menghindar pembelahan diri Catalunya. 

0 komentar:

Posting Komentar